Desa Citeko, yang terletak di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, adalah salah satu desa slot rajazeus yang masih menyimpan keasrian alam dan kehidupan masyarakat yang harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Dikenal dengan suasana pedesaan yang sejuk dan tenang, Desa Citeko menyuguhkan potret kehidupan yang selaras antara manusia dan alam—sesuatu yang semakin jarang ditemukan di tengah arus modernisasi.
Lingkungan hidup di Desa Citeko tak hanya menjadi bagian dari keseharian masyarakat, tapi juga menjadi sumber utama penghidupan dan kebudayaan lokal yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.
Alam yang Subur dan Sejuk
Dataran tinggi dan sawah yang menghampar menjadi ciri khas lanskap Desa Citeko. Kontur tanah yang subur membuat desa ini menjadi wilayah yang cocok untuk pertanian, khususnya padi, sayur-sayuran, dan tanaman palawija. Selain pertanian, beberapa warga juga menggantungkan hidup dari perkebunan seperti kopi, cengkeh, dan buah-buahan musiman.
Udara di Desa Citeko relatif sejuk, terutama di pagi dan malam hari, karena letaknya yang cukup tinggi di atas permukaan laut. Kesejukan ini menjadi salah satu alasan banyak warga kota memilih desa ini sebagai tempat untuk menyepi atau menghabiskan waktu di akhir pekan.
Selain itu, kawasan hutan kecil dan mata air alami masih dapat ditemukan di beberapa titik desa. Sumber air ini tak hanya menopang kebutuhan rumah tangga warga, tapi juga menjadi bagian dari irigasi alami yang mengairi sawah-sawah penduduk.
Kesadaran Warga Terhadap Kelestarian Lingkungan
Salah satu kekuatan utama Desa Citeko adalah kesadaran warganya akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Banyak masyarakat yang masih menerapkan prinsip hidup ramah lingkungan secara tradisional, seperti:
-
Pengelolaan sampah mandiri: Warga desa umumnya memilah sampah organik untuk dijadikan kompos, sementara sampah non-organik dikumpulkan untuk didaur ulang atau dijual ke pengepul.
-
Tidak bergantung pada bahan kimia berlebih dalam pertanian: Sebagian petani memilih menggunakan pupuk alami dan menghindari pestisida sintetis yang dapat merusak tanah dan air.
-
Gotong royong membersihkan lingkungan: Kegiatan kerja bakti masih menjadi budaya rutin yang dilakukan untuk menjaga kebersihan jalan, selokan, dan fasilitas umum.
Selain itu, beberapa kelompok pemuda dan karang taruna di Desa Citeko juga aktif melakukan kampanye lingkungan, seperti penanaman pohon di lahan kosong, pembuatan taman kecil di area sekolah atau masjid, serta edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga alam sejak dini.
Tantangan Lingkungan yang Mulai Muncul
Meski masih terbilang asri, Desa Citeko juga tak luput dari tantangan lingkungan yang mulai terasa, terutama karena perubahan iklim dan pengaruh pembangunan di wilayah sekitar. Beberapa tantangan tersebut antara lain:
-
Alih fungsi lahan: Beberapa lahan pertanian mulai dialihfungsikan untuk pembangunan rumah atau industri kecil. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa berdampak pada keseimbangan ekosistem.
-
Sampah dari luar desa: Dengan meningkatnya aktivitas wisata dan pendatang, volume sampah juga meningkat. Desa membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terorganisir.
-
Ancaman kekeringan saat kemarau panjang: Beberapa sumber air mengering ketika musim kemarau tiba, sehingga perlu ada upaya konservasi air yang lebih efektif.
Harapan dan Masa Depan Lingkungan Desa Citeko
Melihat potensi alam dan semangat warga yang tinggi dalam menjaga lingkungan, Desa Citeko memiliki peluang besar untuk menjadi desa percontohan dalam pengelolaan lingkungan hidup di tingkat lokal. Dengan dukungan dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
-
Membangun bank sampah desa untuk meningkatkan kesadaran daur ulang dan ekonomi berbasis lingkungan.
-
Mengembangkan ekowisata lokal yang memanfaatkan keindahan alam tanpa merusaknya, seperti agrowisata atau wisata edukasi pertanian.
-
Melibatkan lebih banyak pemuda dalam kegiatan pelestarian lingkungan melalui pelatihan dan kerja sama dengan pihak luar.
BACA JUGA: Ini Dia Lingkungan di Banjarmasin Kalimantan